Generasi pelurus, bukan generasi penerus!!

Tribratanewssumbatimur.com – Menurut laporan tahunan UNICEF 2014 tercatat Indonesia memiliki jumlah remaja kurang lebih sebanyak 85 juta jiwa, dan itu merupakan salah satu dari beberapa negara yang mempunyai kuantitas remaja yang cukup besar dibanding negara yang lain. Bisa dibayangkan betapa beruntungnya negara kita mempunyai generasi sebanyak itu yang nantinya dapat membawa perubahan kepada bangsa.

Dengan hal tersebut mata,telinga, bahkan lisan kita sudah tidak asing mendengar kata mereka adalah “ generasi penerus “ bangsa. Memang kalimat tersebut mempunyai makna sangat dalam, banyak orang bilang para remaja harus meneruskan perjuangan kemerdekaan?

Perilaku menyimpang dari norma hukum maupun norma agama sering dilakukan para remaja, perkembangan teknologi yang pesat di era modern ini, membuat para remaja salah mempergunakan media yang ada tersebut. Seperti diketahui tindakan negatif seperti merokok, miras, sampai sex bebas pun dilakukan tanpa rasa bersalah. Disamping itu kurangnya pengawasan orang tua sejak anak masih kecil pada saat tumbuh menjadi seorang remaja tidak menutup kemungkinan seorang remaja berbuat hal yang melanggar norma hukum maupun norma agama.

Faktor lingkungan juga sering menjadi penyebab remaja terjerumus ke dalam dunia pergaulan yang rusak, para remaja yang baru bertumbuh ketika memiliki kontrol diri yang lemah dan bergaul dalam lingkungan yang kurang baik maka akan memiliki sikap dan perilaku yang menyimpang.

Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan berbagai hal yang positif mulai dari keluarga, lingkungan dan sekolah serta pendalaman agama. Kegiatan positif tersebut dllaksanakan Polres Sumba Timur melalui Sat. Binmas dan Unit Dikyasa Polres Sumba Timur. Sat. Binmas melaksanakan kegiatan positif melalui Pramuka Saka Bhayangkara yang berperan aktif dalam setiap kegiatan yang melibatkan remaja di setiap sekolah yang ada. sebagai contoh Pramuka Saka Bhayangkara melaksanakan pendakian di puncak tertinggi yang ada di kabupaten Sumba Timur yaitu gunung Wanggameti yang memiliki ketinggian 800 meter diatas permukaan laut.

12493572_936149123147628_8107769933798783548_o12400515_936149169814290_4713866363463729135_n

Sedangkan yang dilakukan Unit Dikyasa Polres Sumba Timur adalah melaksanakan program menjadi IRUP / Pengambil apel di sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polres sumba Timur. Kegiatan dimaksudkan untuk memberi arahan kepada para pelajar untuk bisa memahami tingkat pelanggaran / kerawanan yang berkembang di kalangan pelajar /remaja serta melaksanakan kampanye tertib berlalulintas. Para pelajar di berikan pemahaman tentang langkah-langkah awal untuk meghindari perilaku pelanggaran / kerawanan yang terjadi dikalangan pelajar / remaja, sehingga mereka lebih memfokuskan diri untuk belajar dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif.

DSC_0259DSC_0286

Dengan adanya kegiatan – kegiatan positif dapat menurunkan tindak kenakalan remaja, sehingga remaja bisa dikatan “generasi pelurus” dan nantinya mereka remaja yang akan menjadi pelurus semua masalah dinegeri ini, bukan lagi menjadi penerus masalah yang berkepanjangan. (*abadent26)

About Humas Polres Sumba Timur

Kunjungi Akun Media Sosial Humas Polres Sumba Timur - Admin Brigpol Deny Nappoe

Check Also

16 Kasus Curnak Ditangani Polres Sumba Timur Sepanjang Tahun 2018, 15 Kasus P21

Tribratanewssumbatimur.com – Dalam Press Conference yang digelar ruangan Promoter Polres Sumba Timur, Senin (17/12/18) pagi, kepada wartawan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *