Kapolres Sumba Timur Tekankan Pentingnya Perencanaan dalam Pengelolaan Anggaran

Kapolres Sumba Timur Tekankan Pentingnya Perencanaan dalam Pengelolaan Anggaran

Waingapu_ Dalam rangka memastikan pelaksanaan program kerja berjalan sesuai sasaran serta mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, Polres Sumba Timur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Anggaran Triwulan III Tahun Anggaran 2026, Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 dan Permintaan Rencana Kebutuhan Anggaran Tahun Anggaran 2028, Senin 5/10/2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengendalian dan perencanaan organisasi, khususnya untuk melihat sejauh mana penggunaan anggaran pada tahun berjalan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana, sekaligus mempersiapkan kebutuhan program dan anggaran untuk tahun-tahun berikutnya.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Sumba Timur AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polres Sumba Timur dan para Kapolsek jajaran Polres Sumba Timur.

Monitoring dan evaluasi dilakukan sebagai langkah untuk memastikan pelaksanaan anggaran Triwulan III Tahun Anggaran 2026 berjalan secara tertib, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap berorientasi pada kebutuhan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pembahasan terkait penyusunan Renja Tahun 2027 sebagai dasar dalam menentukan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang. Sementara permintaan rencana kebutuhan anggaran Tahun Anggaran 2028 menjadi bagian dari persiapan perencanaan jangka menengah organisasi.

Kapolres Sumba Timur AKBP Nanang Wahyudi menekankan bahwa perencanaan harus menjadi dasar utama dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan, karena setiap anggaran yang dikelola harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dan mendukung pencapaian tujuan organisasi.

“Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan. Karena itu, setiap program dan kegiatan harus diawali dengan perencanaan yang baik, matang dan terukur. Kita harus mengetahui apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi prioritas dan apa yang ingin dicapai dari setiap anggaran yang kita gunakan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, perencanaan yang baik juga harus diikuti dengan pelaksanaan dan pengawasan yang baik. Setiap personel yang terlibat dalam pengelolaan anggaran harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga penggunaan anggaran tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi pelaksanaan tugas kepolisian.

Kapolres juga menegaskan bahwa pengelolaan anggaran merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi yang harus dilaksanakan secara tertib, efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Perencanaan yang matang diharapkan dapat meminimalkan kekeliruan serta memastikan setiap program kerja dapat terlaksana secara optimal.

Melalui kegiatan monitoring, evaluasi dan perencanaan tersebut, Polres Sumba Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola anggaran serta memperkuat perencanaan organisasi, sehingga setiap dukungan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dalam menunjang pelaksanaan tugas Polri dan pelayanan kepada masyarakat. _052