Polres Sumba Timur Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini

Polres Sumba Timur Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini

Waingapu_ Menanamkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya. Hal tersebut dilakukan Polres Sumba Timur melalui kegiatan edukasi kepada siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta Insan Robbani Waingapu, Rabu 7/10/2026.

Kegiatan yang berlangsung di Mako Polres Sumba Timur tersebut merupakan bagian dari upaya Kamseltibcarlantas sekaligus menjadi sarana bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi Kepolisian, khususnya Sat Lantas.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan kendaraan dinas Sat Lantas beserta fungsi dan kegunaannya dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Para siswa juga mendapatkan pengenalan berbagai rambu-rambu lalu lintas beserta arti dan fungsinya. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Edukasi kemudian dilanjutkan dengan pemahaman mengenai aturan dan etika berlalu lintas serta pentingnya mematuhi peraturan demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Suasana kegiatan semakin menarik ketika para siswa mengikuti sesi tanya jawab bersama Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Sumba Timur. Para peserta terlihat antusias menjawab berbagai pertanyaan seputar pengetahuan dan keselamatan berlalu lintas.

Sebagai bentuk apresiasi, siswa-siswi yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah. Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan kepedulian anak-anak terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kapolres Sumba Timur AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa membangun budaya tertib berlalu lintas harus dimulai sejak usia dini melalui edukasi yang dilakukan secara konsisten dan humanis.

“Keselamatan berlalu lintas bukan sekadar memahami rambu dan aturan, tetapi bagaimana membangun kebiasaan disiplin, tertib dan saling menghargai di jalan. Anak-anak adalah generasi penerus, sehingga penting bagi kita untuk menanamkan nilai keselamatan sejak dini,” ujar AKBP Nanang.

Kapolres menambahkan, kegiatan edukasi seperti ini menjadi bagian dari kehadiran Polri dalam memberikan pembelajaran yang bermanfaat sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para pelajar.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Sumba Timur berharap para siswa tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi contoh dan mengingatkan lingkungan keluarga maupun sekolah tentang pentingnya keselamatan serta budaya tertib berlalu lintas. _052