Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini, Polres Sumba Timur Edukasi 67 Pengurus OSIS SMAN 2 Waingapu
Waingapu_ Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus dilakukan Polres Sumba Timur melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi pengurus OSIS SMAN 2 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu 17/10/2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 2 Waingapu tersebut diikuti oleh 67 siswa dan siswi pengurus OSIS. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya narkoba sekaligus membangun kesadaran untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, bersama anggota memberikan materi mengenai bahaya narkoba, dampak penyalahgunaannya, serta pentingnya peran generasi muda dalam mendukung upaya pencegahan peredaran gelap narkotika.
Para pelajar diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkoba dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang bahaya narkotika perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan sehari-hari.
Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga mendorong pengurus OSIS agar berperan aktif dalam menyebarluaskan pesan antinarkoba di lingkungan sekolah. Sebagai bagian dari organisasi siswa, mereka diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi teman sebaya serta ikut membangun lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa perlindungan generasi muda dari bahaya narkoba membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama, terutama keluarga, sekolah, masyarakat, dan kepolisian.
“Pelajar merupakan generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Kami mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, memilih pergaulan yang positif, serta saling mengingatkan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Masa depan yang baik dimulai dari pilihan yang baik hari ini,” ujar AKBP Nanang Wahyudi.
Lebih lanjut, keterlibatan pelajar dalam upaya P4GN diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku sehari-hari. Pengurus OSIS dapat menjadi agen perubahan dengan menyampaikan informasi yang benar, membangun kepedulian antarsiswa, serta mengajak teman-teman untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Polres Sumba Timur juga mengajak para pelajar agar tidak takut menyampaikan informasi kepada pihak yang berwenang apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Polres Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui edukasi dan kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara sehat dan produktif.
Dengan keterlibatan aktif pelajar, sekolah, masyarakat, dan kepolisian, upaya mewujudkan Kabupaten Sumba Timur yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika diharapkan semakin kuat, demi melindungi generasi muda dan menjaga masa depan bangsa. _052

