Misi Kemanusiaan Gempa Flores, Personel Mabes Polri dan 10 K-9 Tiba di Ngada
NGADA, NTT – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 21 personel Mabes Polri yang diperkuat dengan 10 ekor anjing pelacak atau K-9 tiba di Bandara Turelelo Soa, Kabupaten Ngada, Senin (17/8/2026) pagi.
Rombongan tiba sekitar pukul 08.21 WITA menggunakan pesawat CN-295/P-4501 dalam rangka melaksanakan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.
Kedatangan tim tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat penanganan bencana, khususnya dalam mendukung proses pencarian dan pertolongan di wilayah yang terdampak. Kemampuan personel K-9 diharapkan dapat membantu petugas di lapangan dalam melaksanakan tugas pencarian secara lebih optimal.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan personel Mabes Polri merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi kemanusiaan dan kebencanaan.
“Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam setiap situasi kemanusiaan dan kebencanaan. Kehadiran personel Mabes Polri bersama tim K-9 ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Flores,” ujar Kombes Pol Sajimin.
Ia menegaskan bahwa dalam menghadapi situasi bencana, sinergi antara Mabes Polri, Polda NTT dan seluruh jajaran kewilayahan menjadi bagian penting untuk memastikan proses penanganan dapat berjalan cepat, tepat dan terkoordinasi.
“Kami mengedepankan sinergi, kecepatan, ketepatan dan keselamatan dalam pelaksanaan misi kemanusiaan ini. Seluruh personel yang diterjunkan diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal serta membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” lanjutnya.
Tim kemanusiaan Mabes Polri yang tiba di Flores terdiri dari Iptu Erasmus, Aipda Hasan bersama K-9 Dasa, Aipda Sahid, Aipda Hamid, Brigpol Reno, Briptu Gilbert bersama K-9 Ary, Briptu Purnama bersama K-9 Walet, Briptu Sanjaya bersama K-9 Sita, Briptu Jhona bersama K-9 Qiara, Briptu Kevin, Briptu Gabriella bersama K-9 Rubin, Briptu Debby, Briptu Hartanto, Briptu Satria bersama K-9 Gejlon, Bripda Ayen bersama K-9 Gizi, Bripda Brayen, Bripda Julio bersama K-9 Gira, Bripda Ginting bersama K-9 Konny, Bharada Reyh, Drh. Linda selaku dokter hewan, serta Aipda Triyo Hardianto selaku paramedik K-9.
Sepuluh ekor K-9 yang dibawa dalam misi tersebut menjadi salah satu kekuatan khusus yang dipersiapkan untuk mendukung operasi kemanusiaan di lokasi terdampak. Selain personel dan K-9, tim juga membawa berbagai perlengkapan pendukung berupa empat box yang berisi peralatan pers dan K-9 serta pakan K-9, 10 unit kennel box K-9 dan tiga tas WONTECH.
Sementara itu, penerbangan CN-295/P-4501 yang membawa rombongan tersebut diawaki oleh Kp M. Rahman, Kp Hendri S., Ipda Tigor, Aipda Sairi, Bripka Enggel Hermawan, Briptu Juliyansyah dan Bripda Sopian Tumanggor.
Setibanya di Bandara Turelelo Soa, personel Mabes Polri langsung dijemput oleh anggota Polres Ngada yang dipimpin Kabagops Polres Ngada AKP Markus F. S. Wangge. Setelah seluruh personel dan perlengkapan dipersiapkan, rombongan kemudian bergerak menuju Kabupaten Manggarai Timur pada sekitar pukul 09.10 WITA untuk melanjutkan pelaksanaan misi kemanusiaan.
Kombes Pol Sajimin menambahkan, pengerahan kekuatan personel dan peralatan khusus tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam merespons kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
“Kami berharap seluruh rangkaian misi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, terutama kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana,” ungkapnya.
Kehadiran tim Mabes Polri di Flores diharapkan dapat memperkuat upaya pencarian, pertolongan dan penanganan masyarakat terdampak gempa. Dengan dukungan personel terlatih, unit K-9 serta peralatan khusus, Polri berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak bersama seluruh unsur dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat.
Polri hadir untuk kemanusiaan, bergerak cepat, bekerja bersama, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat terdampak bencana.

