Diduga Cekcok Berujung Maut, Petani di Kahaungu Eti Tewas Dianiaya
Waingapu_ Peristiwa pembunuhan terjadi di wilayah Desa Meurumba Kecamatan Kahaungu Eti, Sumba Timur, NTT yang menewaskan seorang petani berinisial UMW (40) pada Selasa 9/6/2026.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawa, menyampaikan bahwa personil Polres Sumba Timur langsung bergerak cepat melakukan langkah kepolisian begitu menerima laporan. “Kami telah mengamankan pelaku, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap secara utuh peristiwa ini,”.
Lebih lanjut Kapolres menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka serius di bagian kepala akibat kekerasan benda tumpul. Sementara itu, terduga pelaku berinisial MMW (26) telah diamankan aparat kepolisian setelah menyerahkan diri ke Polsek Kahaungu Eti tak lama setelah kejadian berlangsung.
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa bermula saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor di depan rumah korban dan terjadi cekcok mulut yang kemudian berkembang menjadi ketegangan di antara keduanya.
Setelah itu, pelaku kembali ke rumahnya dan mengambil alat penumbuk padi (alu), lalu menuju ke lokasi yang diduga menjadi tempat pertemuan dengan korban.
Sesampainya di lokasi, korban diduga terjatuh saat hendak memarkir sepeda motornya di medan jalan yang miring. Dalam kondisi tersebut, pelaku kemudian melakukan pemukulan menggunakan alu ke arah kepala korban secara berulang hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Usai kejadian, pelaku kemudian mendatangi Polsek Kahaungu Eti dan menyerahkan diri tanpa perlawanan. Petugas segera mengamankan pelaku serta melakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian.
Sejumlah barang bukti telah diamankan antara lain satu unit sepeda motor milik korban, satu batang alat penumbuk padi (alu), serta pakaian korban yang digunakan saat kejadian.
Hingga saat ini, penyidik Polres Sumba Timur masih terus melakukan pendalaman motif serta pemeriksaan lanjutan terhadap saksi dan terduga pelaku guna melengkapi berkas perkara pembunuhan tersebut. _052

