Kapolda NTT Kunjungi Polres Sumba Barat, Tekankan Semangat “Berbuat Baik” dan Gelar Pelatihan Terapi USEFT bagi Personel
Sumba Barat, NTT – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Rudi Darmoko melaksanakan kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Sumba Barat dengan agenda tatap muka bersama personel serta pelatihan terapi USEFT bagi anggota kepolisian dan Brimob, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 WITA tersebut digelar di Gedung Alfa Omega, Desa Kodaka, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda NTT didampingi oleh Kapolres Sumba Barat, Yohanis Nisa Pewali.
Tatap muka ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Nusa Tenggara Timur, jajaran pejabat utama Polres Sumba Barat, Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta pengurus, Ketua Bhayangkari Cabang Sumba Barat, para Danki Brimob Kompi 2 dan Kompi 3 Batalyon C Pelopor, serta seluruh personel Polres dan Polsek jajaran Polres Sumba Barat bersama personel Brimob dari Sumba Barat dan Sumba Tengah. Dalam arahannya kepada seluruh personel, Kapolda NTT menekankan tema besar “Berbuat Baik” sebagai dasar dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah NTT. Tema tersebut menjadi semangat utama dalam Commander Wish yang disampaikannya kepada seluruh anggota.
Menurut Kapolda, berbuat baik bukan hanya sikap pribadi, tetapi juga harus menjadi filosofi kerja yang dihidupi oleh setiap anggota Polri dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
“Semangat berbuat baik harus menjadi landasan dalam setiap tindakan anggota Polri. Ketika kita bekerja dengan tulus dan penuh dedikasi, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Kapolda dalam arahannya. Kapolda juga menegaskan bahwa seorang anggota Polri harus mampu merawat dirinya secara fisik, mental, dan spiritual agar dapat menjalankan tugas dengan optimal serta tetap menjaga profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga nama baik dan citra institusi dengan bekerja secara profesional, tulus, serta menghindari setiap bentuk pelanggaran sekecil apa pun.
“Polri harus hadir sebagai pelindung bangsa yang menjaga kedaulatan, keberagaman, serta mendukung pembangunan nasional. Kunci keberhasilan anggota Polri adalah ketulusan dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat,” tegasnya.
Kapolda berharap seluruh personel Polri dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menunjukkan sikap berakhlak, loyal, serta memiliki empati yang tinggi. Usai egiatan tatap muka, pada pukul 15.30 WITA dilanjutkan dengan pelatihan terapi psikologis Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique (USEFT) yang diikuti oleh personel Polres Sumba Barat serta personel Brimob Kompi 2 dan Kompi 3 Batalyon C Pelopor.
Pelatihan ini dipimpin oleh praktisi USEFT, Agus E. H. dan didampingi oleh Mrs. Queencha Chardy, IPDA Alviany S. Dimu serta Bripka Naaking Blegur, SH.
Dalam sesi tersebut, tim USEFT memberikan materi terkait tahapan penanganan berbagai permasalahan psikologis, termasuk trauma dan fobia yang dapat memengaruhi kinerja anggota di lapangan.

