Polres Sumba Timur Terima Audiensi Aliansi Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Polres Sumba Timur Terima Audiensi Aliansi Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Waingapu_ Polres Sumba Timur menerima audiensi dari Aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Kekerasan terhadap Perempuan terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan salah satu mahasiswi pada salah satu kampus di Kota Waingapu, Jumat 29/5/2026.

Kegiatan audiensi berlangsung di Gedung Multimedia Sanika Satyawada Polres Sumba Timur dihadiri oleh perwakilan Aliansi Gerakan Mahasiswa Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang terdiri dari unsur GMKI Cabang Waingapu, GMNI Cabang Sumba Timur, serta PMKRI yang diterima langsung oleh Wakapolres Sumba Timur Kompol Angga Maulana.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus, termasuk langkah-langkah hukum yang telah dilakukan oleh penyidik.

Selain itu, turut dibahas mekanisme pendampingan terhadap korban serta upaya perlindungan hukum agar proses penanganan perkara dapat berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Aliansi mahasiswa juga menyampaikan aspirasi agar penanganan kasus dilakukan secara transparan, profesional, serta memberikan rasa keadilan bagi korban.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. Gede Harimbawa melalui Wakapolres Kompol Angga Maulana menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam menangani setiap laporan kekerasan seksual secara serius dan berkeadilan.

“Polres Sumba Timur memastikan setiap proses penanganan kasus kekerasan seksual akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada perlindungan korban. Kami juga membuka ruang komunikasi dengan semua pihak demi memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan,” tegas Wakapolres.

Kompol Angga Maulana juga menambahkan bahwa kepolisian terus memperkuat peran Unit PPA dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan perempuan dan anak, termasuk peningkatan koordinasi dengan pihak kampus dan organisasi masyarakat.

Polres Sumba Timur menegaskan akan terus menindaklanjuti setiap perkembangan kasus sesuai prosedur hukum yang berlaku serta mengedepankan prinsip keadilan bagi semua pihak.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa dan kepolisian dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan di lingkungan pendidikan. _052